BANGKA BARAT, elanghitamindonesia.co.id – Perguruan SAI Akek Bintit kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Kejuaraan Pencak Silat Pusaka Kemenag Championship se-Bangka Belitung 2026 yang digelar di GOR Sejiran Setason, Bangka Barat. Dalam kejuaraan tersebut, SAI Akek Bintit sukses mengoleksi total 32 medali, terdiri dari 16 emas, 10 perak, dan 6 perunggu.
Capaian gemilang tersebut mengantarkan SAI Akek Bintit meraih Juara Umum II untuk kategori usia dini serta Juara Umum III untuk kategori pra-remaja.
Kejuaraan yang mempertemukan pesilat-pesilat terbaik dari berbagai kabupaten/kota di Bangka Belitung ini berlangsung meriah dan penuh semangat sportivitas. Para atlet SAI Akek Bintit tampil percaya diri sejak babak penyisihan hingga partai final, menunjukkan teknik, ketangkasan, dan mental tanding yang matang.
Pelatih SAI Akek Bintit mengungkapkan rasa bangga atas kerja keras para atlet yang telah berlatih secara intensif dalam beberapa bulan terakhir. Menurutnya, hasil ini merupakan buah dari disiplin, kekompakan tim, serta dukungan penuh dari orang tua dan pengurus perguruan.
“Alhamdulillah, ini hasil dari kerja keras anak-anak dan dukungan semua pihak. Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pembinaan, terutama di kelompok usia dini dan pra-remaja,” ujarnya.
Keberhasilan meraih 16 medali emas menjadi bukti bahwa pembinaan atlet sejak usia dini di SAI Akek Bintit berjalan efektif. Selain fokus pada teknik bertanding, perguruan juga menanamkan nilai-nilai karakter, kedisiplinan, serta semangat menjunjung tinggi budaya bangsa melalui seni bela diri pencak silat.
Ajang Pusaka Kemenag Championship sendiri menjadi salah satu wadah penting dalam menjaring dan membina atlet-atlet muda berbakat di Bangka Belitung. Dengan hasil ini, SAI Akek Bintit semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu perguruan pencak silat berprestasi di wilayah tersebut.
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berlatih, berprestasi, dan mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.
Penulis: Tama








