PANGKALPINANG, elanghitamindonesia.co.id – Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) dan CV Ayam Panglima telah mencapai kesepakatan damai yang menandai era baru dalam hubungan yang saling menghargai dan memanusiakan pedagang kaki lima (PKL). Kesepakatan ini mengakhiri perselisihan sebelumnya miskomunikasi dan membuka lembaran baru yang lebih harmonis.
Dalam pertemuan pada Minggu, (16/11/2025) yang berlangsung hangat, kedua belah pihak bersepakat mencari solusi terbaik. Hasilnya, empat PKL yang sebelumnya memilih bertahan di lokasi sepakat untuk melengkapi gerobak mereka dengan roda, demi meningkatkan mobilitas dan mengurangi gangguan terhadap ketertiban umum.
“Kami sangat mengapresiasi kesediaan para PKL untuk beradaptasi. Ini menunjukkan semangat positif untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik,” ujar Februli, Ketua APKLI.
Sementara itu, satu PKL lainnya memutuskan untuk pindah lokasi dan menerima bantuan dari CV Ayam Panglima. Haris, salah satu PKL, mengungkapkan,
“Alhamdulillah, kami diberi bantuan modal dari CV Ayam Panglima untuk membuat roda gerobak kami,” ungkapnya.
Bantuan ini juga mencakup biaya transportasi dan modal awal untuk memulai usaha di lokasi yang baru. H. Syahrial, pemilik CV Ayam Panglima, menyatakan,
“Kami berkomitmen untuk membantu PKL yang ingin berkembang. Bantuan ini adalah bentuk dukungan kami agar mereka dapat memulai usaha dengan lebih baik.”
Kesepakatan ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak. Banyak yang menilai bahwa pendekatan dialog dan saling pengertian adalah kunci untuk menyelesaikan masalah. Diharapkan, kesepakatan ini dapat menjadi contoh bagi penyelesaian masalah serupa di tempat lain.
“Kami berharap kesepakatan ini dapat menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk selalu mengedepankan dialog dan saling menghargai. Dengan begitu, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi semua,” tutup Februli.
Penulis: Tama








