PANGKALPINANG, elanghitamindonesia.co.id – Dugaan aktivitas produksi minuman keras tradisional jenis arak di kawasan Jalan Apel, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Rangkui, Kota Pangkalpinang, kembali menjadi sorotan masyarakat. Sejumlah warga mengaku melihat adanya aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan produksi dan penyimpanan arak di lokasi tersebut.
Berdasarkan pantauan di lapangan pada Sabtu (13/6/2026), sebuah bangunan gudang yang berada di belakang rumah dan tertutup rapat menggunakan seng terlihat mengeluarkan kepulan asap dari bagian belakang. Kondisi tersebut memunculkan dugaan bahwa di lokasi tersebut sedang berlangsung aktivitas produksi arak.
Selain itu, di area samping bangunan juga terlihat sebuah gudang papan yang diduga digunakan sebagai tempat penyimpanan hasil produksi. Di sekitar lokasi tampak enam jerigen berwarna putih yang diduga berisi cairan arak siap edar. Namun demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi yang dapat memastikan isi dari jerigen tersebut.
Seorang warga setempat yang meminta identitas lengkapnya tidak dipublikasikan dan hanya disebut Maman mengaku aktivitas tersebut bukan hal baru bagi masyarakat sekitar.
Menurutnya, kegiatan yang diduga sebagai produksi arak itu sempat berhenti beberapa waktu lalu, namun kini kembali berlangsung.
“Memang dulu sempat berhenti, tetapi sekarang sudah mulai aktivitas lagi. Mereka biasanya bekerja dari sekitar pukul 03.00 WIB sampai pagi,” ujar Maman kepada wartawan.
Ia juga mengungkapkan bahwa salah satu tanda aktivitas produksi sedang berlangsung adalah adanya kendaraan roda dua yang terparkir di depan gudang seng tersebut.
“Kalau ada motor di depan gudang seng itu biasanya mereka masih bekerja. Gudangnya memang tertutup rapat, hampir tidak ada celah untuk melihat aktivitas di dalam,” tambahnya.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa hasil produksi yang diduga berupa arak tersebut tidak hanya beredar di wilayah Kota Pangkalpinang, tetapi juga diduga dipasarkan hingga ke sejumlah daerah lain di luar kota.
Sementara itu, awak media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Ahyan, yang disebut-sebut oleh sejumlah warga sebagai pihak yang diduga terkait dengan lokasi tersebut.
Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan maupun klarifikasi atas informasi yang beredar.
Media ini juga masih berupaya meminta keterangan resmi dari aparat penegak hukum setempat serta instansi terkait guna memastikan kebenaran informasi mengenai dugaan aktivitas produksi arak tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, dugaan aktivitas produksi arak tersebut masih menunggu konfirmasi dan klarifikasi dari pihak-pihak terkait.
Penulis: Tama








