Bangka Belitung,_ elanghitamindonesia.co.id/ Elpiji 3 Kg Langka, APKLI Audiensi dengan DPRD Babel dan Pertamina, Berikut KesepakatanTerkait kelangkaan gas 3 kg Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) menggelar audiensi dengan DPRD Provinsi (Senin,2 Februari 2006)

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Audiensi tersebut turut menghadirkan perwakilan dari PT Pertamina sebagai pihak yang bertanggung jawab atas distribusi energi bersubsidi.

Dalam forum audiensi tersebut, pihak Pertamina menyampaikan komitmennya bahwa pendistribusian gas LPG 3 kilogram akan kembali normal 3 hari kedepan pasca audiensi atau tepatnya 5 februari 2026.

Sementara itu, APKLI menyampaikan aspirasi dan harapan agar distribusi gas 3 kilogram dapat lebih merata serta mudah diakses oleh para pedagang kaki lima di berbagai wilayah.

APKLI juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, Pertamina, dan stakeholder terkait untuk stabilitas pasokan gas.

Dalam kesempatan yang sama, Pertamina menyambut baik peran APKLI dan berharap organisasi tersebut dapat menjadi mitra strategis dalam pendistribusian gas LPG 3 kilogram kepada para PKL. Kemitraan ini dinilai penting untuk memastikan distribusi berjalan efektif, tepat sasaran, serta mencegah terjadinya kelangkaan maupun penyalahgunaan gas bersubsidi.

“Kami menyambut baik usulan kerjasama kemitraan antara APKLI dengan Pertamina,jika diberi kesempatan APKLI siap rencana tersebut” ucap Mangimpal ketua APKLI Babel.

DPRD Provinsi yang memfasilitasi audiensi tersebut menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan distribusi gas LPG 3 kilogram. DPRD juga mendorong adanya kerja sama berkelanjutan antara Pertamina dan APKLI demi melindungi kepentingan pedagang kecil serta menjaga stabilitas ekonomi kerakyatan.

Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat koordinasi antar pihak, sekaligus memberikan kepastian bagi para pedagang kaki lima terkait ketersediaan gas LPG 3 kilogram sebagai penunjang utama aktivitas usaha mereka.