PANGKALPINANG –elanghitamindonesia.co.id, Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin (Udin), mengajak para guru untuk lebih aktif dan kreatif dalam memanfaatkan media sosial sebagai platform untuk berbagi inspirasi serta meningkatkan citra positif dunia pendidikan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ajakan ini disampaikan saat peringatan HUT ke-80 PGRI yang diselenggarakan bersamaan dengan Hari Guru Nasional (HGN) pada Kamis, (30/2025). di Aula SMA Negeri 2 Pangkalpinang.

Prof. Udin menjelaskan bahwa di era digital ini, peran guru tidak terbatas hanya di ruang kelas, tetapi juga perlu eksis di ranah digital. Menurutnya, media sosial dapat menjadi wadah yang efektif untuk menampilkan kinerja guru sekaligus memperkenalkan berbagai inovasi pendidikan kepada masyarakat luas.

“Mari kita tunjukkan berbagai aktivitas positif dan perkembangan pendidikan melalui akun media sosial masing-masing. Gunakan tagar PGRI Mampu, PGRI Hebat, dan PGRI Luar Biasa agar semakin banyak orang mengetahui peran penting guru di era digital ini,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa keaktifan guru di dunia maya tidak hanya berdampak pada popularitas pribadi, tetapi juga dapat mengangkat nama baik PGRI secara nasional. Dengan demikian, organisasi guru ini akan semakin dikenal dan memiliki pengaruh yang lebih besar di dunia digital.

“Jika guru-guru aktif di media sosial, nama PGRI akan lebih mudah ditemukan dan dikenal oleh masyarakat luas. Hal ini sangat penting untuk memperkuat citra positif PGRI,” imbuhnya.

Selain membahas tentang media sosial, Prof. Udin juga menyoroti pentingnya penguasaan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), yang kini menjadi bagian integral dari dunia pendidikan.

“AI memiliki sisi positif dan negatif. Oleh karena itu, guru harus bijak dalam memanfaatkannya agar dapat memberikan manfaat yang optimal bagi proses pembelajaran,” tegasnya.

Ia mengimbau para guru untuk menggunakan media sosial sebagai sarana untuk berbagi hal-hal inspiratif tentang pendidikan, sekolah, serta kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan Hari Guru Nasional.

“Mulai saat ini, buatlah konten-konten positif tentang guru, HGN, dan sekolah. Ajaklah siswa untuk ikut berpartisipasi agar suasana pendidikan kita semakin meriah dan memberikan nilai positif,” pesannya.

Di sisi lain, Prof. Udin juga menekankan bahwa di tengah kemajuan teknologi yang pesat, peran guru tetap tidak tergantikan, terutama dalam membentuk karakter dan moral generasi muda.

“Pengetahuan memang bisa didapatkan di mana saja, bahkan dari mesin seperti ChatGPT. Namun, moralitas dan akhlak hanya bisa dibentuk oleh manusia, yaitu oleh guru,” pungkasnya.