PALEMBANG, elanghitamindonesia.co.id – Pengurus Pusat Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) mengadakan pembahasan dan sosialisasi draf Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) 2026 di Asrama Haji Kota Palembang, Sabtu (22/11/2025).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan masukan dan saran perbaikan dari perwakilan cabang dan perwakilan pusat (perwapus) dari berbagai provinsi terkait draf yang telah dirumuskan.

SH Terate, yang didirikan oleh Ki Hajar Hardjo Oetomo pada 2 September 1922 di Pilangbango, Madiun, adalah organisasi yang berpusat di Jalan Merak No. 10 & 17, Nambangan Kidul, Kecamatan Manguharjo, Madiun.

Organisasi ini fokus pada pendidikan keluhuran budi dan mengajarkan sifat serta watak perguruan, sebagaimana tercantum dalam AD SH Terate tahun 2021.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pengurus pusat, termasuk Ketua Dewan Pusat Kangmas H. Issoebijantoro, SH., Ketua Umum Kangmas Drs. H.R. Moerdjoko HW., Ketua I Kangmas Sigid Agus Hari Basoeki, SH., M.Sc., dan Sekretaris Umum Kangmas Ir. Tono Suharyanto, serta Kacab SH Terate Bojonegoro Kangmas Wahyu Subakdiono.

Selain itu, hadir pula perwakilan dari seluruh perwakilan pusat dan cabang se-Sumatera, termasuk dari Provinsi Bangka Belitung.

Perwakilan dari Bangka Belitung meliputi Perwakilan Pusat Wilayah Bangka Belitung Mas Koirudin HW, Cabang Pangkalpinang (Yandra Arya Sadewa atau Mas Husain), Ketua Cabang Bangka Barat Mas Andri, Cabang Bangka Selatan (Mas Anis), dan Cabang Belitung (Mas Yadi).

Kangmas Drs. H.R. Moerdjoko HW. menjelaskan bahwa draf tersebut telah dirumuskan sejak Januari 2025 dan akan disosialisasikan di tiga zona. Beliau berharap draf ini dapat mendekati kesempurnaan untuk arah organisasi ke depan.

“Kegiatan ini juga menjadi harapan agar para Warga SH Terate bisa belajar dan berusaha menjalankan aturan AD/ART yang akan disahkan di Parapatan Luhur 2026 di Padepokan Agung Madiun. Kangmas Sigid menyebutkan bahwa SH Terate adalah sebuah mahakarya,” ujar Yandra Arya Sadewa.

Semboyan yang dipegang adalah: “Selama Matahari Masih Bersinar, Selama Bumi Masih Dihuni Oleh Manusia, Selama itupula Persaudaraan Setia Hati Terate tetap kekal jaya abadi selama-lamanya.”

(Tam)