Elanghitamindonesia.co.id-Studi yang dilakukan oleh Mass General Brigham mengungkap, duduk lebih dari 10 jam per hari berpotensi berbahaya bagi jantung. Bahkan, bahaya ini tetap mengintai meski kita aktif berolahraga. Penelitian ini dipublikasikan di Journal of the American College of Cardiology pada 2024.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

 

Duduk, berbaring, dan melakukan kegiatan dengan energi rendah disebut sebagai perilaku sedentari (sedentary behaviour). Menurut penelitian itu, perilaku sedentari berkaitan dengan risiko tinggi mengalami empat penyakit jantung, yaitu atrial fibrilasi, gagal jantung, serangan jantung, dan kematian jantung mendadak.

 

Studi itu menjelaskan, ada peningkatan risiko gagal jantung dan kematian jantung sampai 40–60 persen saat perilaku sedentari melampaui 10,6 jam per hari.

 

Risiko ini juga tetap mengintai meski kita rutin berolahraga. Sebab, menurut peneliti, berolahraga itu cuma bagian kecil dari kegiatan kita sehari-hari.