PANGKALPINANG, elanghitamindonesia.co.id – Pemerintah Kota Pangkalpinang berupaya serius menanggulangi beban sampah yang membuat Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Parit 6 terbebani melalui Program 3 R (Reduce, Reuse, Recycle). Untuk mendukung upaya tersebut, Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Kota Pangkalpinang mencetuskan Program 15 Persen yang difokuskan pada pengelolaan sisa makanan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Hal itu diungkapkan Ketua APKLI Provinsi Bangka Belitung (Babel) Mangimpal Sihombing Lumbantoruan usai melakukan kunjungan kerja ke Dinas Lingkungan Hidup Kota Pangkalpinang pada Jumat (5 Desember 2025). Menurut kajian APKLI, sekitar 10-15 persen sampah yang diangkut ke TPA Parit 6 berasal dari sisa makanan, buah busuk, dan ampas – komponen yang memiliki potensi diolah lebih baik daripada dibuang sembarangan.

“Program 15 Persen ini muncul karena kita melihat kontribusi sisa makanan terhadap beban TPA cukup signifikan. Tujuan kita adalah mengurangi volume sisa makanan yang masuk TPA sebanyak 15 persen melalui pengelolaan yang tepat,” jelas Mangimpal.

Untuk mewujudkannya, APKLI akan menyiapkan 100 Pedagang Kaki Lima (PKL) anggota sebagai agen perubahan. “Kita akan mengajak 100 PKL untuk menjadi pendukung utama program ini. Mereka akan menjadi contoh dan penyebar kesadaran di lingkungan sekitarnya,” tambahnya.

Ketua APKLI Kota Pangkalpinang Februli menambahkan, sistem kerja Program 15 Persen pada tahap awal akan menggunakan drum atau tong sampah khusus untuk menampung sisa makanan, buah busuk, dan ampas kopi. “Karena ini masih pilot project dengan skala kecil, kita akan memulai dengan menempatkan beberapa tong khusus di lokasi-lokasi strategis yang banyak dikunjungi PKL dan masyarakat,” ujar Februli.

Selain membantu mengurangi beban TPA, Program 15 Persen juga selaras dengan tujuan Program 3 R Pemkot yang tidak hanya mengurangi volume sampah, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memilah sampah sejak sumber.

Mengenai jadwal peluncuran resmi Program 15 Persen, Februli menyatakan pihaknya akan memberikan informasi update secepatnya setelah persiapan selesai.