Elanghitamindonesia.co.id-Pemerintah Indonesia tengah bernegosiasi dengan AS soal rencana tarif impor 32 persen. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto meminta perlakuan yang lebih adil, setara dengan negara lain.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

 

Airlangga menyebut respons AS cepat dan perundingan berlangsung konstruktif. Kedua negara menyepakati kerangka kerja sama di bidang perdagangan, investasi, dan rantai pasok strategis, dengan target rampung dalam 60 hari.

 

Indonesia menawarkan peningkatan impor energi dan produk agrikultur dari AS serta kemudahan bagi perusahaan AS di Indonesia. Tambahan tarif 10 persen juga jadi sorotan karena bisa membebani ekspor RI, terutama produk garmen dan furnitur.