PANGKALPINANG, elanghitamindonesia.co.id – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite di Kota Pangkalpinang dikeluhkan masyarakat. Sejak beberapa hari terakhir, antrean kendaraan di sejumlah SPBU terlihat mengular hingga menyerupai rangkaian kereta api, sementara banyak penjual BBM eceran atau pom mini mengaku kehabisan stok akibat sulit memperoleh pasokan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kondisi tersebut membuat masyarakat kesulitan mendapatkan BBM untuk kebutuhan sehari-hari. Di tingkat pengecer, harga Pertalite bahkan melonjak tajam, berkisar antara Rp15.000 hingga Rp20.000 per liter, jauh di atas harga resmi.

Salah seorang warga Pangkalpinang, Andi (38), mengaku harus mengantre berjam-jam demi mendapatkan Pertalite.

«”Kami terpaksa antre lama. Kadang sudah mengantre, ternyata stok habis. Kalau beli di eceran harganya sangat mahal, ini sangat memberatkan masyarakat,” ujarnya.»

Keluhan serupa disampaikan Siti (45), pemilik pom mini di Pangkalpinang. Menurutnya, sudah beberapa hari terakhir ia kesulitan mendapatkan pasokan Pertalite.

«”Kami juga bingung. Pasokan sulit didapat karena antrean di SPBU sangat panjang. Akibatnya kami tidak bisa melayani pelanggan, sementara kalau ada stok harganya sudah tinggi,” katanya.»

Munculnya kelangkaan Pertalite ini memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Sebagian warga mempertanyakan apakah kondisi tersebut murni akibat keterbatasan distribusi atau adanya dugaan praktik penimbunan maupun permainan oleh oknum tertentu. Namun, hingga saat ini belum ada bukti yang dapat memastikan penyebab kelangkaan tersebut.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum bersama instansi terkait segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap penyebab kelangkaan BBM bersubsidi tersebut. Warga meminta jika ditemukan adanya praktik penyimpangan, penimbunan, atau penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi, pelaku harus ditindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Selain itu, masyarakat juga mendesak Pertamina Patra Niaga dan pemerintah daerah memberikan penjelasan resmi mengenai kondisi pasokan Pertalite di Pangkalpinang agar tidak menimbulkan keresahan dan kepanikan di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pertamina maupun instansi terkait mengenai penyebab pasti kelangkaan Pertalite yang menyebabkan antrean panjang di sejumlah SPBU di Kota Pangkalpinang.