PANGKALPINANG,_ elanghitamindonesia.co.id – Menyikapi berkembangnya isu kelangkaan LPG 3 Kg di Kota Pangkalpinang, pengurus Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia Kota Pangkalpinang (APKLI) memastikan bahwa stok gas subsidi tersebut dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ketua APKLI Kota Pangkalpinang, Februli, dalam himbauan resminya yang disampaikan pada Kamis (05/03/2026), menegaskan bahwa informasi terkait kelangkaan LPG 3 Kg perlu disikapi dengan bijak dan tidak langsung dipercaya tanpa kroscek.

“Stok LPG 3 Kg aman dan cukup. Kami mengimbau seluruh pedagang kaki lima, pedagang pasar, serta pelaku usaha mikro agar cermat menelaah informasi dan senantiasa melakukan kroscek sebelum membagikan informasi tersebut,” ujarnya.

“Jika terdapat kendala atau kebutuhan LPG 3 Kg, para pedagang diminta berkoordinasi langsung dengan pengurus APKLI agar dapat difasilitasi sesuai prosedur”, tambah Februli ketua APKLI kota Pangkalpinang

Februli juga menyampaikan bahwa APKLI intens melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak PT Pertamina (Persero) guna memastikan stok serta distribusi LPG subsidi berjalan normal dan tepat sasaran.

Himbauan ini ditujukan kepada seluruh Pedagang Kaki Lima (PKL), pedagang pasar, serta pelaku usaha mikro yang bernaung di bawah organisasi APKLI. APKLI juga mengajak seluruh pelaku usaha untuk tetap tenang, cermat dalam menerima informasi, serta mendukung program pemerintah dalam menjaga stabilitas distribusi energi subsidi, dan diketahui oleh Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (AKPLI) Bangka Belitung yang bernama Mangipal Sihombing Lumbantoruan.

Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan para pedagang dapat menjalankan aktivitas usaha secara normal tanpa kekhawatiran berlebihan terkait pasokan LPG 3 Kg di Kota Pangkalpinang.