PUDING – elanghitamindonesia.co.id , suasana Pondok Pesantren Ma’had Tahfidz Hidayatullah Quran (MTHQ) Puding terasa cerah dan penuh semangat ketika Wado Health Care Babel Foundation melaksanakan kegiatan sosialisasi dan seminar tentang bahaya narkoba. Acara ini diikuti oleh lebih kurang 1000 peserta dari tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTS) dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN), Sabtu pagi (6/12/2025).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Acara diawali dengan pembukaan oleh pengasuh ponpes MTHQ, Ibu Dewi. Dia menekankan pentingnya edukasi narkoba bahkan di lingkungan pesantren yang dikenal dengan pengawasan ketat dan disiplin.

“Masalah narkoba bukan masalah sepele – meskipun anak-anak berada di tempat yang terjaga, kita harus memberitahukan mereka sejak dini agar bisa membentengi diri,” ujar Ibu Dewi.

Setelah pembukaan, materi disampaikan oleh Ibu Dian dan Bapak Miwartono dari tim Wado Health Care Babel Foundation. Kegiatan berlangsung dengan hikmat, keceriaan, dan keseriusan – anak-anak sangat antusias menerima materi dan banyak yang bertanya. Pertanyaan yang diajukan mencakup berbagai zat adiktif, mulai dari yang ringan seperti rokok hingga yang lebih berbahaya seperti sabu, ganja, dan putaw.

Menurut tim penyelenggara, edukasi NAPZA sangat krusial bagi anak-anak pesantren karena akan langsung mempengaruhi kemampuan mereka dalam menghafal Al-Quran dan belajar.

“Anak-anak pesantren menghabiskan banyak waktu untuk membaca dan menghafal Al-Quran – tapi jika mereka menggunakan zat adiktif, tubuh dan otak tidak akan berfungsi dengan baik,” jelas Dian.

“Aktivitas terganggu, konsentrasi hilang, bahkan membaca huruf Al-Quran pun akan mengalami kendala. Itu adalah kerugian yang luar biasa bagi masa depan mereka,” lanjutnya.

Penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja mengancam kesehatan fisik, mental, dan masa depan mereka. Remaja sangat rentan karena sedang dalam tahap perkembangan dan eksplorasi, dengan tekanan teman sebaya dan rasa penasaran sebagai pemicu utama. Dampak utamanya antara lain:

– Kesehatan Fisik: Merusak otak, jantung, paru-paru, dan hati; menghambat pertumbuhan; melemahkan sistem imun; berisiko overdosis dan kematian.

​- Kesehatan Mental dan Kognitif: Merusak saraf pusat, menyebabkan kesulitan berpikir jernih dan memori; meningkatkan risiko depresi dan kecemasan; mengubah perilaku menjadi mudah tersinggung, cepat marah, mengantuk, dan malas.

​- Kehidupan Sosial dan Masa Depan: Menurunkan prestasi akademik, sering membolos, dan nilai pelajaran anjlok; cenderung agresif dan terlibat kejahatan untuk membeli narkoba; berisiko putus sekolah dan kehilangan arah hidup.

 

Penulis: Tama